Langsung ke konten utama

Ditulis selagi menunggu rapat BEM

Dulu, disentil aku sakit
dicubit aku meringis
ditampar aku meraung-raung 

lalu, waktu mengajakku melalang buana
didamparkannya aku sembarang tempat
kakiku gemetaran, 
tanganku tak tau mau meraih siapa

ku pelajari langit-langit 
mencari titik dimana aku berasal

aku panik
namun, terus ku dikte otakku untuk selalu gembira
namun sayang, aku bukan Buddha 
mengumpat menjadi wajar
meneteskan air mata terlampau sering 

lama-lama aku sadar, 
aku tak mau selamanya jadi lembek dan lemah
aku adalah benteng untuk diriku sendiri

aku percaya semesta menitipkan hall besar
untuk jiwa besar
untuk pribadi tangguh
aku merasakan karena aku terpilih

silahkan, uji aku jadi baja
aku mau ditempah
aku membuka diri untuk diasah 



Yogyakarta, 15 Desember 2017
pict source : http://moonwomanrising.typepad.com/

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Teak

Growing as a fighter Shaped to be an eunoia Blessed by the universe Words are prayer Everytime you call my name, You pray for me, As strong as a steel Shaped to be an eunoia Call me as a teak       pict source : tumblr 

Rumah

Ketika malam rumah kita seperti kunang-kunang Cahaya kuning yang sedikit redup, menyala sendiri di tengah belantara malam Tetangga kita hanyalah pepohonan, padi-padi dan orang-orangan sawah Ada bagian dari rumah kita yang terbuka lebar Sehingga kita bisa menontoni indahnya semesta tanpa perlu pembatas Ketika bintang lagi ramai-ramainya Kita akan tiduran dan tertawa bersama sambil berpelukan Waktu bulan lagi bulat-bulatnya dan sepi bintang Kita duduk bersebelahan,aku menyandarkan kepalaku di pundakmu Ketika matahari sedang terik-teriknya Aku berkeliling sambil menenteng keranjang kayu Aku senang berburu buah strawberry di kebun belakang rumah Sedangkan kau sibuk dengan kanvasmu yang menghadap kearah pohon tanjung Ketika mulai sore, aku menyandarkan tubuhku di batang pohon tanjung Kemudian kau menghampiri dan meletakkan kepalamu di pangkuanku Sinar matahari tidak terlalu terik lagi aku mengeluarkan stawberry tadi dari keranjang kayuku Aku menyuapkannya satu perstu buah strowbery sebeg...

A Good Daughter

A Good Daughter Jati Theresia Moranca Siregar My birth was their prayer . Vat er sa id I was a D oyenne, Mutter s aid I was a Lilium Casa Blanca . Mutter was a beautiful soul that watered me to be a good lady. She always took good care my hair before I got sleep and hug ed me warmly . She taught me how to be grateful even though we never had a salmon as our lunch or turkey as our diner.  Vater was a knight that order ed me to be a strong as steel. He t aught me to dance in the rain and scream ed against the sound of thunder. I was a free man, he s aid . I gr e w like a flower that was treating with different types of fertilizers, I absorb ed that all and happy to ha d been treated. I knew they love d me and I love d them so much more. My age was already 25 years old, and now we were 990.5 km apart, so here I grew as a flower that they asked. I used my lipstick and inlaid a power on my face, I stopped when I saw darkness around my eyes . “ ...