Langsung ke konten utama

Terbiasa



Suatu sore dihari rabu
Sekitar pukul 17.00
Aku masih terkurung
Telapak kakiku berkeringat
Ubin yang dingin mengundang hawa gelisah
Desir angin pendingin ruangan menambah genting
Kanan-kiriku hanya angin
Hembus nafasku seolah menggema..

Dari kaca nako, matahari memantulkan cahanya
Matahari sore seolah pamer
Mengejek aku yang ketakutan
Nyanyian merdeka anak-anak dari lantai bawah mengundang iri

Takutpun terasa nikmati bagi jiwa yang terbiasa
Matahari perlahan-lahan tenggelam
Kini sirnalah dia
Aku masih dalam keadaan yang sama
Ku harap besok sore matahari datang lagi
Dan kembali mengejek aku yang sendirian

17mei2017





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Teak

Growing as a fighter Shaped to be an eunoia Blessed by the universe Words are prayer Everytime you call my name, You pray for me, As strong as a steel Shaped to be an eunoia Call me as a teak       pict source : tumblr 

Ingin Segera Lulus, September 2018

Selamat pagi, Terima kasih pagi ini sejuk Penghilang lara setelah seminggu yang suntuk Lama aku abai, Rupanya pohon di teras semakin rindang Gerbang biru yang dulu gagah, telah berkarat dan usang. Juni tiga tahun lalu, pedagang kaki lima tak seramai sekarang.. hanya ada gerobak mie ayam dan satu warung tenda biru. Sunyi itu sudah sirna Kini, wajah-wajah baru bermunculan Menyapa kaku dan canggung..rumah ini makin asing Tiga tahun telah berlalu... Hari-hari di Pringgodani kelak akan jadi cerita. pahit manis menempah pribadi baja Aku akan segera bergegas Aku mau berpetualang lebih jauh lagi. ingin segera lulus, 2 september 2018

Menciptakan Bahagia Sendiri!

Kadang terpikir nggak sih, kalau semua yang ada di bumi ini, bukan sekedar ornamen yang nggak artinya? Ya, pasti semuanya punya makna; semuanya punya energi. Hukum tarik menarik mengatakan bahwa segala sesuatu yang berenergi akan selalu membentuk suatu kesatuan ‘’kemiripan menarik kemiripan.’’ Dan, hukum tarik menarik ini juga berlaku dalam tubuh kita. Hukum ini beroperasi pada pikiran karena pikiran juga merupakan energi. Jadi jangan anggap sepele dengan ‘’kekuatan pikiran.’’ Sugesti yang otak kita ciptakan bisa menentukan apa yang akan terjadi. Contohnya: ‘’Aku akan mabuk dalam perjalanan kali ini’’, kemudian kamu betulan muntah-muntah selama perjalanan. Percaya atau tidak, semuanya berpusat dari kekuatan pikiran. Maka tak salah jika muncul suatu pernyataan yang mengatakan ‘’Hati yang gembira adalah obat yang manjur’’. Kebagaian hati adalah produk dari pikirian kita yang selalu berpikir baik. Kalian pasti pernah dengar kan, cerita orang tua yang bisa langsung sehat k...